perceraian katholik di indonesia

Perceraian Katholik di Indonesia

Perceraian Katholik di Indonesia

perceraian katholik di indonesia

Perceraian Katholik di Indonesia- Perceraian adalah hal yang dapat dimaklumi bagi insan yang sudah berpasangan dalam ikatan pernikahan. Perceraian tidak mengenal  latar belakang seseorang, tingkat  pendidikan seseorang maupun jabatan seseorang. Pada keluarga Kristen Katholik, perceraian merupakan suatu hal yang tidak bisa diterima oleh pihak Gereja. Akan tetapi jika suatu perceraian merupakan suatu jalan keluar bagi penyelesaian permasalahan problematika pasangan Katholik, maka hal terburuk itu akan terpaksa dijalankan dengan berat hati.

Perceraian Katolik di Indonesia Dalam Tatanan Hukum Nasional

Perceraian Katholik di Indonesia merupakan hal terburuk yang harus mereka alami sebagai insan Tuhan. Akan tetapi jika memang suatu ikatan pernikahan sudah tidak bisa lagi dipertahankan lagi, maka perceraian dapat menjadi jalan keluar.

Percerian yang akan dilakukan oleh pasangan ini, harus melalui proses Peradilan di Pengadilan Negeri setempat. Salah satu pihak yang menggugat dapat segera mendaftarkan gugatan kepada pasangan lainnya yang merupakan Tergugat, agar segera dipanggil oleh Pengadilan untuk hadir dan diperiksa gugatannya. Sebelum gugatan didaftarkan hal yang harus dilakukan oleh Pasangan yang Menggugat adalah membuat Surat Gugatan yang baik.

Setelah para pihak baik dari suami ataupun istri dipanggil dimuka persidangan, Majeluis Hakim akan memeriksa permasalahan yang ada melalui beberapa proses. Proses tersebut ialah Pemeriksaan Persidangan dan Mediasi. Para pihak ynang berperkara dapat saja menunjuk advokat sebagai kuasa hukum untuk membantu menyelesaikan masalah perceraian. Anda harus teliti dalam memilih advokat yang akan anda tunjuk dalam menangani perkara, agar perjalanan perkara berlanjut dengan cepat.

Setelah perkara anda diputus oleh Majelis Hakim dan sudah berkekuatan hukum tetap, selanjutnya urus salinan putusan dan segera didaftarkan ke Kantor Catatan Sipil untuk mendapatkan Akta Cerai.

Perceraian Katolik di Indonesia Dalam Nullitas Matrimonii

Mendapatkan akta cerai tidak serta merta berakhir hubungan suami istri pasangan Katholik ini. perkara ini harus ditangani melalui peradilan gereja atau ordinaris wilayah. Setelah semua proses dilalui maka akan dikeluarkan sebuah dekrit pernyataan pembatalan perkawinan. Dekrit ini merupakan sebuah pengakuan oleh hakim dalam sebuah kalimat peradilan. Dengan keluarnya dekrit ini maka Perceraian pasangan Kristen Katholik ini sudah tuntas secara hukum dan secara agama.

Baca juga 

Jika anda mendapatkan manfaat dari artikel ini, tolong untuk memberikan mengikuti dan membagikan website ini melalui tombol yang sudah disiapkan, terima kasih.

Author:

Triadi Surya Iqbal

Untuk Konsultasi dan Pendampingan Hukum silahkan menghubungi kami  di 0813 2464 7968 atau email ke infokhj@kantorhukumjakarta.com

 

Tinggalkan Balasan

Scroll to top
Chat with us
%d blogger menyukai ini: