mengenal pengacara perceraian di indonesia

Mengenal Pengacara Perceraian di Indonesia

MENGENAL PENGACARA PERCERAIAN  DI INDONESIA

mengenal pengacara perceraian di indonesia

Pengacara Perceraian – Bagi masyarakat Indonesia yang menganut kebudayaan ketimuran, perceraian adalah sesuatu yang buruk dan menjadi aib yang memalukan. Oleh karenanya perceraian sangat diusahakan untuk dihindari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Dampak dari sebuah perceraian tidak hanya berdampak kepada pasangan yang bercerai akan tetapi juga berdampak pada anak, keluarga besar pasangan dan masyarakat sekitar.

Angka perceraian di Indonesia cukup tinggi, terdapat sekitar +/- 350.000 pasangan yang bercerai secara resmi melalui Pengadilan setiap tahunnya. Angka perceraian secara nasional selalu meningkat 3 -5 % tiap tahunnya. (sumber) Belum lagi jumlah perceraian dari perceraian yang tidak bisa dilakukan melalui institusi pengadilan dikarenakan pernikahan pasangan cerai tidak sah menurut hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Di Indonesia dan juga di banyak negara lainnya, perceraian hanya dapat dilakukan dihadapan pengadilan. Jadi jika suatu saat ada yang bercerai tanpa ada putusan pengadilan maka dapat dipastikan perceraian itu adalah HOAX. Kewajiban bercerai melalui pengadilan ini tentu saja membuat banyak dari pasangan yang ingin bercerai harus mempersiapkan diri dalam meminta kepada Pengadilan menjatuhkan cerai atas hubungan suami-istri mereka. Persiapan melaksanakan perceraian di Pengadilan sangatlah banyak dan rumit.

Pengacara perceraian berperan dalam membantu para pasangan yang ingin bercerai di Pengadilan dalam mempersiapkan dokumen yang harus dilengkapi, mempersiapkan hal yang harus dilakukan ataupun mewakili kepentingan hukum pasangan yang ingin bercerai. Memakai jasa pengacara perceraian merupakan hal yang tepat jika anda tidak mau pusing dengan persiapan dokumen dan persiapan langkah hukum yang harus dijalankan nantinya.

Berikut ialah beberapa peran vital Pengacara Perceraian dalam membant proses perceraian anda, antara lain:

Menentukan Penyebab Perceraian

Seiring dengan kemajuan tekhnogi informatika, penyebab perceraian di Indonesia berkembang dengan pesat. Mungkin jika dijumlahkan secara keseluruhan terdapat lebih dari 40 penyebab perceraian. Akan tetapi berdasarkan pada data di Mahkamah Agung, alasan yang menjadi penyebab perceraian pada praktek di Peradilan Indonesia dapat disederhanakan lagi menjadi:

  1. Perzinahan dengan 1.896 perkara.
  2. Mabuk-mabukan dan minuman keras dengan jumlah 4.264 perkara
  3. Madat dan obat-obatan terlarang dengan jumlah 1.189 perkara.
  4. Perjudian dengan jumlah 2.179 perkara.
  5. Salah satu pihak meninggalkan rumah dengan jumlah 70.958 perkara
  6. Sedang menjalani hukuman penjara dengan jumlah 4.898 perkara.
  7. Poligami dengan jumlah 1.697 perkara.
  8. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan jumlah 8.453 perkara.
  9. Mengalami cacat badan sebanyak 432 perkara
  10. Perselisihan dan pertengkaran terus menerus dengan jumlah 152.575 perkara.
  11. Kawin paksa sebanyak 1.976 perkara.
  12. Murtad sebanyak 600 perkara.
  13. Persoalan ekonomi dan pekerjaan sebanyak 105.266 perkara.
  14. lain lain sebanyak 7.799 perkara.

Jika dalam surat gugatan yang diakui oleh peraturan yang berlaku, penyebab perceraian lebih disederhadanakan dan wajib untuk dibuktikan apakah benar penyebab perceraian adalah seperti yang disebutkan dibawah ini:

  1. Salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabok, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan;
  2. Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama 2 (dua) tahun berturut-turut tanpa izin pihak lain dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannya;
  3. Salah satu pihak mendapat hukuman penjara 5 (lima) tahun atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan berlangsung;
  4. Salah satu pihak melakukan kekejaman atau penganiayaan berat yang membahayakan pihak yang lain;
  5. Salah satu pihak mendapat cacat badan atau penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai suami/isteri;
  6. Antara suami dan isteri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga.

Anda diharuskan memilih paling sedikit 1 saja dari 6 hal penyebab perceraian yang akan digunakan dalam gugatan perceraian anda. Akan tetapi anda wajib pula membuktikan secara sah dan meyakinkan, bahwa penyebab perceraian itulah yang memang terjadi dan menjadi akar permasalahan hubungan rumah tangga anda.

Jika anda tidak dapat membuktikan penyebab perceraian yang anda pilh dalam gugatan anda, maka majelis hakim akan menolak mengabulkan tuntutan perceraian anda.

Pengacara Perceraian berperan dalam memilih dan memilah penyebab perceraian anda. Ia akan mendengarkan keluhan anda, membuat beberapa kemungkinan langkah hukum yang akan ditempuh berdasarkan keterangan, keluhan yang anda berikan. Sehingga gugatan anda merupakan gugatan yang baik dan dapat diterima. Dengan menggunakan jasa Pengacara Perceraian adalah langkah yang tepat dalam menyelesaikan masalah perceraian anda.

Menetukan Pengadilan Yang Tepat

Dalam mengajukan permohonan/gugatan perceraian di Pengadilan, anda harus mengetahui Kompetensi Peradilan dan Kompetensi Pengadilan. Kompetensi Peradilan didasarkan kepada agama yang dianut oleh pasangan yang ingin bercerai. Sedangkan kompetensi pengadilan didasarkan kepada keberadaan domisili para pihak pasangan yang ingin bercerai.

Pemeriksaan perkara perceraian di peradilan umum didasarkan pada agama dan keyakinan pasangan perceraian. Jika anda beragama selain islam seperti Katholik, Kristen Protestan, Hindu dan  Budha, maka proses pengajuan perceraian diajukan di Pengadilan Negeri. Jika anda dan pasangan anda beragama islam, pengajuan perceraian dilakukan di Pengadilan Agama.

Kemudian menentukan kompetensi pengadilan yang berwenang dalam memeriksa perkara. Kompetensi pengadilan didasarkan pada hal-hal seperti domisili, tempat perkawinan dan sebagainya.

Contoh:

A (Istri) beragama Katholik tinggal di Jakarta Selatan, B (Suami) beragama Katholik tinggal di Jakarta Timur. A ingin mengajukan cerai, Pengadilan manakah yang tepat dalam memeriksa gugatan A? jawabannya adalah Pengadilan Negeri Jakarta Timur

C (Istri) dan D (Suami) beragama islam tinggal di Jakarta Timur, kemudian D meninggalkan rumah sehingga C ingin bercerai, Pengadilan manakah yang tepat dalam memeriksa gugatan C? jawabannya adalah Pengadilan Agama Jakarta Timur.

Peranan pengacara perceraian dalam memilih pengadilan yang tepat adalah dengan memeriksa semua latar belakang yang anda punya. Ia akan meminta beberapa dokumen penting seperti Buku Nikah/Akta Nikah, Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan lain sebagainya. Pemeriksaan dokumen seperti itu sangat penting dalam memilih dan memutuskan pengadilan mana yang tepat untuk mengajukan gugatan perceraian anda.  Dengan menggunakan jasa Pengacara Perceraian adalah langkah yang tepat dalam menyelesaikan masalah perceraian anda.

Membuat Surat Gugatan

Syarat mengajukan gugatan di Pengadilan adalah dengan membuat surat gugatan. Surat gugatan yang baik adalah gugatan yang menjelaskan identitas para pihak secara lengkap, alasan-alasan mengajukan gugatan yang dapat dimengerti dan apa yang mau di tuntut dari gugatan tersebut. Jika surat gugatan yang anda buat tidak jelas tuntutannya ataupun tidak jelas para pihaknya maka gugatan tidak akan dikabulkan.

Dalam gugatan perceraian tidak hanya membahas masalah perceraian saja. Jika anda baru menikah dan belum punya anak, gugatan perceraian tidak perlu dibuat rumit. Akan tetapi jika pernikahan anda telah dikaruniai anak, ekonomi keluarga anda mapan dan banyak, harta benda keluarga anda melimpah tentu saja gugatan perceraian tidak bisa dibuat secara sederhana. Bisa saja dibuat sederhana, akan tetapi anda dapat dipastikan menyesal suatu saat nanti karena menggampangkan perceraian anda.

Dalam sebuah perceraian sangat penting untuk menegaskan persoalan nafkah bagi mantan pasangan. Dalam perceraian pasangan muslim terdapat nafkah yang dapat dimintakan dalam gugatan perceraian yaitu nafkah mut’ah dan nafkah iddah. Untuk perceraian pada pasangan non muslim, pengaturan nafkah diatur secara khusus dalam KUH Perdata. Jika anda sampai melewatkan masalah nafkah dalam gugatan anda, maka anda tidak akan mendapatkan nafkah yang seharusnya bisa anda dapatkan setelah perceraian.

Kemudian, jika anda telah memiliki anak, wajib untuk dipikirkan adalah nasib anak anda setelah perceraian. Pemenuhan kebutuhan fisik dan mental anak anda harus dipikirkan dengan bijaksana dan menyeluruh. Pemenuhan biaya makan, sekolah, kesehatan, asuransi, rekreasi dan sebagainya harus anda pertimbangkan. Kebanyakan pada perceraian yang terjadi di Indonesia perceraian hanya didasarkan pada emosi saja tanpa memperimbangkan hal lain seperti anak, keluarga dan sebagainya.

Lalu jika keluarga anda diberikan nikmat ekonomi yang melimpah, sehingga mempunyai asset yang cukup banyak. Anda harus memikirkan dan mempertimbangkan pembagian harta keluarga setelah perceraian. Pembagian harta suami dan istri baiknya berapa banding berapa, pembagian hibah kepada anak dan saudara seperti apa dan masih banyak hal yang harus anda pertimbangkan dalam membuat surat gugatan.

Pengacara perceraian hadir dalam membantu anda menyiapkan surat gugatan yang lengkap dan sistematis. Tidak saja menitikberatkan pada proses perceraian anda akan tetapi pengacara perceraian juga mempertimbangkan situasi dan kondisi keluarga anda, anak anda dan lain-lain. Anda cukup memberikan keterangan yang lengkap mengenai situasi dan kondisi kehidupan rumah tangga anda, kemudian pengacara perceraian akan membantu membuatkan surat gugatan yang baik dan benar agar gugatan perceraian ini dapat diterima oleh Majelis Hakim.

Menyiapkan Mediasi Para Pihak

Dalam pemeriksaan perkara perceraian, Majelis Hakim diwajibkan untuk berusaha mendamaikan para pihak yang sedang berseteru. Jika himbauan hakim tidak mencapai hasil terbaik, maka perkara akan di tunda untuk dilakukan mediasi atau perundingan para pihak yang dipimpin oleh Hakim Mediator yang di tunjuk. Pemeriksaan mediasi dilakukan jika para pihak penggugat dan tergugat datang pada pemeriksaan pertama persidangan.

Anda dan pasangan anda tidak dapat diwakili oleh pengacara perceraian hadir untuk berembuk membicarakan tentang kondisi rumah tangga anda. Dalam mediasi itu hakim mediator akan membantu dan menengahi permasalahan yang sedang anda alami bersama pasangan anda. Mediasi ini diharapkan para pihak dapat kembali rukun dan damai dalam sebuah bahtera rumah tangga. Akan tetapi jika proses mediasi ini gagal maka proses pemeriksaan perkara di Pengadilan kembali dilanjutkan.

dalam proses mediasi ini, pengacara perceraian dapat membantu anda dalam mengatur jadwal yang tepat antara anda, pasangan anda dan hakim mediator. Bukan perkara yang mudah untuk dapat mengatur jadwal yang pas dan sesuai kepada ketiga pihak terutama penggugat dan tergugat agar dapat duduk 1 meja membahas situasi dan kondisi rumah tangga. Untuk itu memakai jasa pengacara perceraian merupakan pilihan yang tepat untuk membantu proses perceraian anda.

Mempersiapkan Alat Bukti Surat

Pemeriksaan alat bukti surat merupakan hal yang wajib dari suatu proses pemeriksaan perkara. Majelis hakim akan memeriksa bukti surat yang para pihak perlihatkan dan kemudian melakukan penilaian apakah bukti surat itu merupakan bukti yang dapat dipakai atau relevan dalam perakara bersangkutan atau tidak.

Yang dapat dijadikan alat bukti surat:

  1. Hal-hal yang menunjukkan sah nya perkawinan yang telah anda dan pasangan anda lakukan sebelumnya, meliputi tempat pencatatan pernikahan, tanggal penikahan dan saksi pernikahan;
  2. Hal-hal yang menunjukkan wilayah domisili keluarga selama penikahan;
  3. Hal-hal yang menunjukkan adanya permasalahan dalam kehidupan rumah tangga anda;
  4. Hal-hal yang menunjukkan hubungan darah atau keluarga anda;

Anda harus mempertimbangkan alat bukti surat apa saja yang anda miliki dan relevan untuk dipakai dalam pemeriksaan perceraian anda, jika tidak bukti surat itu tidak akan dipertimbangkan oleh majelis hakim. Dalam mengajukan alat bukti surat ini juga ada mekanisme khusus, harus mendapatkan cap dari kantor pos. jika tidak mendapatkan cap dari Kantor Pos, maka Majelis Hakim tidak menerima bukti surat yang anda berikan.

Dalam mempersiapkan alat bukti surat pengacara perceraian dapat membantu anda memilih alat bukti surat yang sesuai dan relevan dalam pemeriksaan perceraian anda. Anda tidak perlu dipusingkan dengan kesesuaian bukti surat yang anda punya dengan pemeriksaaan perceraian anda. Memakai jasa pengacara perceraian merupakan pilihan yang tepat untuk membantu proses perceraian anda.

Mempersiapkan Saksi

Setelah pemeriksaan alat bukti surat, Majelis Hakim akan memerintahkan pemeriksaan saksi. Saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan  pemeriksaan suatu perkara perceraian yang ia dengar sendiri, ia Iihat sendiri dan ia alami sendiri. Keterangan yang diberikan saksi harus mencerminkan relevansi dengan perkara yang sedang terjadi.

Dalam pemeriksaan perkara perceraian, anggota keluarga yang telah dewasa dapat diajukan menjadi saksi. Hal ini dikarenakan pemeriksaan perkara perceraian merupakan pemeriksaan tertutup dan sensitf, tidak banyak orang yang mengetahui tentang permasalahan suatu kehidupan rumah tangga seseorang. Sehingga keterangan dari orang yang mempunyai hubungan kekerabatan yang dekat merupakan keterangan yang diperlukan dalam pemeriksaan perceraian.

Kendala persiapan saksi banyak datang dari pesangan yang mempunyai latar belakang pendidikan tergolong tinggi dan ekonomi yang memadai. Hal ini dikarenakan pasangan tersebut sangat terampil dalam menyembunyikan permasalahan yang terjadi dalam rumah tangganya. Mereka relatif mampu mengelola jalur komunikasi baik kepada sahabar dan kerabat sekalipun. Sehingga perlu usaha lagi dalam menentukan saksi pada pasangan yang serba berkecukupan ini.

Pengacara perceraian dapat membantu anda dalam memilih dan menentukan saksi yang akan dihadapkan dalam pemeriksanaan perkara perceraian anda. Melalui cerita dan keterangan yang anda sampaikan, pengacara perceraian akan memberikan beberapa calon saksi dan alternatif saksi lainnya. Persiapan dan penentuan saksi sangat penting untuk dikabulkannya gugatan anda, karena keterangan yang disampaikan saksi harus sesuai dan relevan dengan apa yang anda gugat dalam surat gugatan.

Membuat Kesimpulan Perkara

Setelah dilakukan pemeriksaan perkara yang intensif oleh majelis hakim yang memeriksa, kemudian para pihak diminta untuk membuat kesimpulan atas pemeriksaan yang telah dilakukan, mulai dari gugatan, alat bukti surat, pemeriksaaan saksi dan lain-lain.

Jika dalam kesimpulan yang anda buat tidak menyimpulkan keseluruhan pemeriksaan perkara di pengadilan secara baik dan meyakinkan, maka akan kecil peluangnya gugatan anda akan dikabulkan oleh Majelis Hakim. Untuk itu anda harus pandai dalam membuat dan merangkai kesimpulan agar dapat meyakinkan Majelis Hakim bahwa gugatan anda merupakan gugatan yang adil dan benar.

Pengacara perceraian dapat membantu anda membuat kesimpulan perkara perceraian yang akan anda lakukan. Ia akan memeriksa semua dokumen, keterangan saksi dan keterangan yang anda berikan dalam upaya proses perceraian anda. Anda tidak perlu pusing untuk membuat suatu kesimpulan pemeriksaan perkara perceraian jika sudah mengenal pengacara perceraian. Memakai jasa pengacara perceraian merupakan pilihan yang tepat dalam membantu proses perceriaian anda.

Mengurus AktaCerai

Setelah gugatan dikabulkan oleh Majelis Hakim, anda harus mengurus akta cerai dari perceraian anda agar perceraian anda telah sah demi hukum. Banyak orang yang tidak paham dasar pembuatan akta cerai adalah adanya salinan putusan resmi yang sudah berkekuatan hukum tetap. Sehingga tidak sabar untuk mendapatkan sebuah akta cerai.

Pengacara perceraian dapat membantu anda dalam mengurus dan membuat akta cerai sehingga perceraian anda telah diakui dan sah menurut hukum yang berlaku.

Dari penjelasan diatas, memang proses perceraian di Indonesia tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Banyak persiapan dan proses yang harus dipersiapkan dan dilakukan agar perceraian anda dapat dikabulkan. Oleh karena itu banyak sekali oknum-oknum pengacara ataupun yang mengaku-aku sebagai pengacara yang menawarkan jasa perceraian dengan cepat dan kilat.

Kami dari Kantor Hukum Jakarta melayani pendampingan proses perceraian sampai selesai dengan professional dan terpercaya. Anda sudah tidak perlu pusing dalam menyiapkan semua persiapan dokumen, menjalankan proses persidangan yang memakan waktu tidak sebentar, mengantri sidang di Pengadilan yang membosankan dan mengurus akta cerai yang tak kunjung jadi.

baca juga:

  1. Perceraian Katholik di Indonesia
  2. Hak istri PNS korban selingkuh

Jika anda mendapatkan manfaat dari artikel ini, tolong untuk memberikan mengikuti dan membagikan website ini melalui tombol yang sudah disiapkan, terima kasih.
Author

Triadi Surya Iqbal

Untuk Konsultasi dan Pendampingan Hukum silahkan menghubungi kami  di 0813 2464 7968 atau email ke infokhj@kantorhukumjakarta.com

 

Tinggalkan Balasan

Scroll to top
Chat with us
%d blogger menyukai ini: